Cara Menghapus Folder UpdatusUser dari Windows

Komputer atau notebook Anda memiliki graphics card Nvidia? Jika Anda punya kartu grafis dengan merk Nvidia Geforce seri 8000 ke atas, setelah Anda meng-install driver Nvidia versi 2xx atau 3xx, pasti di Windows selalu tercipta folder UpdatusUser di bawah folder C:\Users. Account UpdatusUser ini diciptakan secara otomatis oleh Nvidia Update untuk proses update kartu grafis pada saat diperlukan. Karena profil pengguna baru dibuat oleh proses setup driver, maka terdapat folder UpdatusUser di direktori C:\Users.

Untuk membuang folder tersebut diperlukan beberapa langkah, karena tidak dapat langsung dibuang begitu saja. Jangan khawatir, folder ini aman untuk dibuang dari Windows.

1. Klik kanan pada Computer dan pilih Manage. Jendela Computer Management akan terbuka

2. Carilah “Local Users and Groups -> Users. Pada panel sebelah kanan, ada “UpdatusUser” di daftar user.

3. Klik kanan pada “UpdatusUser“, pilih opsi Delete.

4. Jika ada konfirmasi, tekan OK.

 

Folder UpdatusUser akan terhapus dari komputer Anda. Agar account ini tidak tercipta lagi saat Anda meng-install driver Nvidia, maka perlu meng-untick Nvidia Update saat proses instalasi driver Nvidia. Atau install driver Nvidia minimum versi 330 yang sudah memiliki Geforce Experience 1.8 yang tidak perlu meng-install Nvidia Update. Selamat bereksperimen!

Metode untuk Meng-install ISO Windows 8.1 RTM

Windows 8.1 RTM telah dirilis dan tersedia untuk diunduh bagi publik, dan pengguna Windows 8 dapat meng-upgrade sistem operasinya ke versi 8.1 secara gratis. Sementara pengguna Windows XP, Vista, dan 7 harus membeli Windows 8.1 dari Microsoft Store atau pasar retail.

Jika Anda membeli Windows 8.1, Ada akan mendapatkan file setup berupa image ISO yang digunakan untuk meng-install Windows 8. Namun, sayangnya Microsoft tidak meyediakan file ISO tersebut secara langsung. Jadi berikut adalah beberapa cara untuk mendapatkannya.

 

Metode 1: Dari MSDN atau TecNet

Bagi pelanggan MSDN dan TechNet Anda dapat mengunduhnya dari website MSDN dan TechNet.

https://technet.microsoft.com/en-US/subscriptions/securedownloads/hh442904#ProductFamilyId=524

https://msdn.microsoft.com/en-us/subscriptions/securedownloads/hh442898#ProductFamilyId=524

 

Metode 2: Dari Windows Store
Jika Anda mengunduh file ISO Windows 8.1 melalui Windows Store, maka file berikut akan tersimpan secara temporer di folder berikut:

Nama_folder_pengguna\AppData\Local\Microsoft\WebSetup

Anda dapat mengakses folder itu degan mengetikkan appdata di Run dan menekan Enter, lalu browse ke folder \Local\Microsoft\WebSetup. Selain itu, untuk beberapa pengguna file tersebut mungkin tersimpan di folder C:\$Windows.~BT\ .

File setup ini tersimpan dalam bentuk terenkripsi dan setelah proses unduh selesai, file setup Windows 8.1 yang aktual akan diekstraksi ke folder C:\ESD\Windows.

Jika Anda tidak dapat menemukan file setup tersebut di atas, Anda dapat mengeceknya di folder “C:\WindowsSoftwareDistribution\Download”.

Setelah proses tersebut selesai, Anda dapat menyalin isi folder itu ke flash disk USB atau DVD kosong untuk selanjutya meng-install Windows 8.1.

Memperbaiki Database Access yang Corrupt

Sangat tidak menyenangkan ketika anda sedang membutuhkan data/informasi dari file Microsoft Access kemudian error ini yang anda dapatkan :

DBaccessCorrupt

Secara umum penyebab terjadinya kerusakan file access bisa disebabkan karena kegagalan hardware ataupun kegagalan software.

Jika pada saat proses penyimpanan data (input) / transfer data terjadi gangguan hardware, misalnya power tiba-tiba mati atau koneksi tiba-tiba terputus maka bisa menyebabkan file access menjadi corrupt dan tidak bisa dibuka. Penyebab terjadinya kegagalan hardware, bisa juga  disebabkan oleh beberapa hal berikut :

  • Kegagalan pada device penyimpanan, misalnya bad sector pada harddisk tempat menyimpan file database.
  • Kegagalan pada koneksi jaringan, Jika database yang di akses berada pada sisi server kemudian client mengakses file database tersebut dari server dan kemudian terjadi kegagalan koneksi baik yang disebabkan oleh kartu ethernet, gateway, router, kabel atau switch maka file access yang ada pada server bisa saja mengalami kerusakan/corrupt.
  • Kegagalan pada power, jika kita sedang membuka file access kemudian tiba-tiba mati lampu, maka bisa saja file access tersebut menjadi corrupt/rusak.

accessfix_2_en

Sedangkan file access yang corrupt yang disebabkan karena kegagalan software bisa disebabkan oleh beberapa hal berikut ini :

  • Virus atau program jahat lainnya. Beberapa virus dapat merusak file MDB atau membuat file mdb tidak bisa di akses, misalnya Trojan.Win32.Cryzip.a.
  • Keluar dari program secara tidak normal, misalnya dengan menggunakan end task pada task manager dapat menyebabkan kerusakan pada file access yang sedang dibuka.
  • File sistem yang tidak tepat pada saat melakukan proses recovery. Pemilihan file sistem yang tidak tepat pada saat melakukan recovery dengan software recovery dapat menyebabkan file access menjadi corrupt dan tidak bisa di akses.

Setelah mengetahui beberapa penyebab terjadinya kerusakan file database access seperti diuraikan diatas, maka kita dapat melakukan beberapa langkah pencegahan. Misalnya dengan menggunakan UPS untuk mencegah kerusakan file database access yang disebabkan karena kegagalan hardware atau menginstall antivirus yang mumpuni untuk mencegah kerusakan file yang disebabkan oleh virus, tidak memaksa menghentikan program lewat task manager dll.

Akan tetapi jika kemudian masih juga mengalami kerusakan file database access, jangan khawatir. Ada beberapa tools yang bisa digunakan untuk melakukan proses recovery misalnya :

Cara cepat mengakses fitur Windows 7 dengan tombol windows pada keyboard.

TombolWindowsKita tentu tidak asing dengan tombol ini, yang ada pada keyboard kita bukan? tapi seberapa seringkah kita menggunakan tombol tersebut, selain untuk membuka menu start? Saya yakin tidak semua orang sudah menggunakannya dengan baik, padahal jika kita tahu dapat mempercepat akses ke beberapa utilitas pada sistem operasi Windows kita. Berikut beberapa diantaranya :

  1.  Akses Windows Explorer : Tekan tombol Windows + huruf e secara bersamaan akan memunculkan menu windows explorer, jadi tidak perlu lagi klik start->accesories->windows explorer.
  2. Akses menu run : tekan tombol windows + huruf r secara bersamaan akan menampilkan menu run.
  3. Akses ke Yahoo Messenger : tekan tombol windows + Huruf y akan menampilkan menu yahoo messenger (Jika anda menginstall yahoo messenger).
  4. Akses ke control panel ‘ease of access center’ : tekan tombol windows + huruf u. Anda bisa melakukan konfigurasi untuk mempermudah penggunaan komputer (beberapa fitur digunakan untuk difable)
  5. Akses ke mode presentasi : tekan tombol windows + huruf p untuk akses mode presentasi : Computer only, duplicate, extend atau projector only
  6. Akses ke Desktop : tekan tombol windows + huruf d untuk akses ke desktop secara cepat.
  7. Akses ke menu search : tekan tombol windows + huruf f untuk mengakses menu pencarian.
  8. Lock screen : tekan tombol windows + huruf l untuk me-lock komputer dengan cepat. Biasakan untuk me-lock komputer anda jika tidak digunakan dalam jangka waktu tertentu, misalnya ke wc, dipanggil boss, dll untuk menghindari kejahatan/keisengan teman kerja anda.
  9. Untuk mengakses menu Windows mobility center yakni menu untuk melakukan pengaturan hardware-hardware yang terkait dengan mobilitas seperti akses wifi, power dll tekan tombol windows + huruf x.
  10. Untuk me-minimize windows tekan tombol windows + huruf m

Untuk mempermudah akses ke beberapa menu pengaturan seperti pengaturan proxy, pengaturan network, dan beberapa pengaturan control panel lainnya, bisa dengan cara mengkombinasikan utilitas diatas dengan utilitas command prompt misalnya :

 

Panduan Instalasi Driver Wifi FreeBSD

Salah satu kendala yang biasa ditemukan dalam dunia opensource adalah masalah driver yang tidak di support secara default oleh vendor pembuat hardware. Contohnya saja, beberapa waktu yang lalu saat menginstall PC-BSD 9.2 pada lenovo Ideapad Z480 yang menggunakan hardware WIFI dengan chipset broadcom 4313 saya mengalami kendala mengaktifkan koneksi WIFI saya.

Untungnya, dunia opensource adalah dunia berbagi dimana setiap orang bisa berkontribusi menyelesaikan masalah yang di alami oleh komunitasnya. Pada beberapa kasus malah orang berlomba-lomba mencari solusi yang cepat dan tepat. Itulah indahnya dunia opensource.

Demikian pula dengan masalah WIFI yang saya ceritakan diatas, secara default memang tidak ada driver khusus untuk sistem FreeBSD 9.2 (PC-BSD 9.2) 64 Bit saya, untungnya bukan saya saja yang mengalami hal tersebut. Dengan mengkombinasikan solusi dari beberapa forum akhirnya WIFI broadcom 4313 bisa digunakan dengan baik.

Berikut langkah-langkah instalasi driver WIFI  chipset broadcom 4313 pada sistem PC-BSD 9.2 64 bit.

Pertama, cek terlebih dahulu jenis chipset/hardware yang ada pada laptop/pc yang a kita gunakan. Caranya dengan menjalankan perintah lspci :

[budhi@pcbsd-1860] /usr/home/budhi/ndisulator-stable9# lspci -v | grep Wireless
04:00.0 Network controller: Broadcom Corporation BCM4313 802.11b/g/n Wireless LAN Controller (rev 01)

Atau dengan menggunakan perintah pciconf  :

[budhi@pcbsd-1860] /usr/home/budhi/ndisulator-stable9# pciconf -lv | grep Wireless
    device     = 'BCM4313 802.11b/g/n Wireless LAN Controller'

Kedua, setelah diketahui jenis chipset/hardware yang digunakan oleh pc/laptop kita langkah selanjutnya adalah dengan menginstall ndisulator. Ndisulator (NDISwrapper) adalah software gratisan  yang bisa digunakan untuk “mengkonversi” driver network  versi Windows XP menjadi driver yang bisa digunakan sistem linux/BSD dengan catatan memiliki sistem  “instruction set architecture” yang di support oleh windows yakni IA-32 dan x86_64.

Sebelum menginstall ndisulator, pastikan terlebih dahulu anda memiliki kernel source tree FreeBSD, cek dengan perintah ls :

[budhi@pcbsd-1860] ~# ls /usr/src
.svn              Makefile.inc1     bin               games             libexec           share
COPYRIGHT         Makefile.mips     cddl              gnu               release           sys
LOCKS             ObsoleteFiles.inc contrib           include           rescue            tools
MAINTAINERS       README            crypto            kerberos5         sbin              usr.bin
Makefile          UPDATING          etc               lib               secure            usr.sbin

Jika tidak, install terlebih dahulu kernel source tree-nya. Kernel source tree dibutuhkan pada saat proses instalasi ndisulator.  Download ndisulator dari situs ini, saya download yang versi zipnya. Extract, kemudian masuk ke direktori hasil extract lalu jalankan perintah berikut untuk menginstallnya :

[budhi@pcbsd-1860] ~# cd /home/budhi/ndisulator-stable9;make;make build;make install

Kemudian pastikan juga bahwa libiconv sudah terinstall :

[budhi@pcbsd-1860] ~# cd /usr/ports/converters/libiconv;make;make install

Ketiga, download driver WIFI versi Windows XP untuk chipset yang sama. Misalnya driver untuk laptop saya (Ideapad Z480) menggunakan chipset broadcom 4313 bisa di download lewat link ini berikut :

[budhi@pcbsd-1860] ~#fetch http://gugus69.free.fr/freebsd/Broadcom_BCM43xx_5.100.235.19_win5x.tgz; tar -xvzf Boadcom_BCM43xx_5.100.235.19_win5x.tgz

Masuk ke directori hasil extractnya, berikut list file hasil extractnya :

[budhi@pcbsd-1860] ~# cd /home/budhi/BCM43xx
[budhi@pcbsd-1860] /home/budhi/BCM43xx# ls
Notes.txt                        bcmwl5.inf                       bcmwlcoi64.dll
SilentInstall_Driver_Only_XP.bat bcmwl5.sys                       setup.exe
bcm43xx.cat                      bcmwl564.sys                     setup.iss
bcm43xx64.cat                    bcmwlcoi.dll

Sebelum melanjutkan ke proses konversi driver dengan menggunakan ndisulator, ada baiknya melakukan backup terlebih dahulu folder “include” yang ada di /usr/src/sys/x86 dan /usr/src/sys/amd64. Pada beberapa tutorial yang saya temukan langkah ini tidak disebut, sepengalaman saya pada saat proses pembuatan driver tersebut saya mendapatkan error yang menyatakan bahwa folder include diatas tidak ditemukan meskipun pada awalnya ada. Jadi untuk kehati2an agar tidak repot-repot harus ambil kernel source tree lagi, sebaiknya backup saja folder include tersebut.

[budhi@pcbsd-1860] ~# cp -Rp /usr/src/sys/amd64/include /usr/src/sys/amd64/include.bak
[budhi@pcbsd-1860] ~# cp -Rp /usr/src/sys/x86/include /usr/src/sys/x86/include.bak

Keempat, jalankan perintah ndisgen :

ndisgen

Kemudian akan masuk ke menu ndisgen, masukan angka 3 untuk melakukan konversi driver :

==================================================================
        ------------------ Windows(r) driver converter -------------------
        ==================================================================

        This script is designed to guide you through the process
        of converting a Windows(r) binary driver module and .INF
        specification file into a FreeBSD ELF kernel module for use
        with the NDIS compatibility system.

        The following options are available:

        1] Learn about the NDIS compatibility system
        2] Convert individual firmware files
        3] Convert driver
        4] Exit

        Enter your selection here and press return: 3

masukan nama driver .inf nya (bcmwl5.inf) , kemudian tekan enter :

==================================================================
        ------------------ Windows(r) driver converter -------------------
        ==================================================================

                        INF file validation

        A .INF file is most often provided as an ASCII file, however
        files with multilanguage support are provided in Unicode format.
        Please type in the path to your .INF file now.

        > bcmwl5.inf

        This .INF file appears to be Unicode.
        Trying to convert to ASCII...
        Done.

        Press return to continue...

Jika ada peringatan dibawahnya, abaikan saja kemudian tekan enter.

Masukan file .sys yang di minta (bcmwl564.sys atau bcmwl5.sys jika menggunakan sistem 32 bit / i386) :

==================================================================
        ------------------ Windows(r) driver converter -------------------
        ==================================================================

                        Driver file validation

        Now you need to specify the name of the Windows(r) driver .SYS
        file for your device. Note that if you are running FreeBSD/amd64,
        then you must provide a driver that has been compiled for the
        64-bit Windows(r) platform. If a 64-bit driver is not available
        for your device, you must install FreeBSD/i386 and use the
        32-bit driver instead.

        Please type in the path to the Windows(r) driver .SYS file now.

        > bcmwl564.sys

        This .SYS file appears to be in Windows(r) PE format.

        Press return to continue...

Abaikan peringatan dibawahnya, tekan enter

==================================================================
        ------------------ Windows(r) driver converter -------------------
        ==================================================================

                        Driver file conversion

        The script will now try to convert the .INF and .SYS files
        using the ndiscvt(1) utility. This utility can handle most
        .INF files; however, occasionally it can fail to parse some files
        due to subtle syntax issues: the .INF syntax is very complex,
        and the Windows(r) parser will sometimes allow files with small
        syntax errors to be processed correctly which ndiscvt(1) will
        not. If the conversion fails, you may have to edit the .INF
        file by hand to remove the offending lines.

        Press enter to try converting the files now:

Tekan enter, apabila berhasil akan muncul informasi bahwa proses konversi berhasil.

Conversion was successful.
Press enter to continue...

Selanjutnya proses pembuatan module driver

==================================================================
        ------------------ Windows(r) driver converter -------------------
        ==================================================================

                        Kernel module generation

        The script will now try to generate the kernel driver module.
        This is the last step. Once this module is generated, you should
        be able to load it just like any other FreeBSD driver module.

        Press enter to compile the stub module and generate the driver
        module now:

Tekan enter. Copy kan module driver yang sudah terbentuk biasanya dalam bentuk  file .ko ke /boot/modules :

[budhi@pcbsd-1860] /home/budhi/BCM43xx#cp bcmwl564_sys.ko /boot/modules

Selanjutnya tambahkan pada rc.conf baris berikut

kld_list='bcmwl564_sys'
#kld_list='bcmwl5_sys' kalau bukan 64 bit
wlans_ndis0="wlan0"
wpa_supplicant_enable=”YES”
ifconfig_wlan0="WPA SYNCDHCP”

pada file /boot/loader.conf tambahkan baris berikut :

wlan_ccmp_load=”YES”
wlan_tkip_load=”YES”

Terakhir, tambahkan informasi ssid pada /etc/wpa_supplicant.conf

ap_scan=1

network={
ssid=”nama ssid”
psk=”passphrase wpa”
}

Restart FreeBSD anda, kemudian periksa dengan perintah ifconfig. Jika driver terinstall dengan baik, maka akan terdeteksi wlan0 sebagai salah satu interfacenya. Demikian langkah-langkah instalasi driver wifi pada FreeBSD dengan menggunakan driver Windows XP menggunakan ndisgen