Jika Anda senang mengunduh berbagai macam file dan program dari Internet, maka program yang satu ini berguna untuk Anda. Sering sekali ketika suatu file diunduh dari sebuah website, baik itu program kecil ataupun file image Windows 8 Beta, website itu juga menyediakan kode hash (hash code) untuk memeriksa file yang diunduh. Kode hash (CRC, SHA-1, MD5 or SHA-256) adalah suatu kode pengenal unik yang dapat membantu Anda untuk memvalidasi integritas dan keaslian sebuah file, apakah file itu asli atau sudah disisipi dengan kode-kode jahat seperti virus atau malware. Selain itu, kode ini juga digunakan untuk memeriksa apakah file telah diunduh dengan sempurna atau rusak ketika proses unduh berjalan. Kode hash dari setiap file yang diunduh ini akan berbeda satu sama lain, sehingga Anda dapat mencocokkan kode hash file tersebut dengan kode hash yang ada di website.
Author: Danny
CCleaner adalah sebuah software gratis yang dapat digunakan untuk banyak hal, fitur utamanya adalah untuk optimasi sistem komputer Anda. CCleaner juga dapat membersihkan komputer Anda dari file-file yang bersifat sampah sehingga ruang hard disk menjadi lebih lapang dan komputer menjadi lebih cepat, meng-uninstall program yang terpasang di komputer Anda. Selian fitur itu, fitur utama lainnya adalah keamanan yang dapat membersihkan jejak aktivitas online Anda, seperti sejarah browsing. Yang paling penting, fitur-fitur tersebut dapat dijalankan dengan cepat, gratis, dan tidak memiliki Spyware atau Adware.
Pernah melihat file yang memiliki ekstensi .REG? Biasanya file jenis ini adalah file skrip registry yang sudah jadi dan digunakan untuk mengubah fungsi Windows. Secara biasa, file .REG dibuka dengan Registry Editor (regedit). Pada saat Anda mengklik 2 kali pada file ini, Registry Editor akan menjalakankan filenya dan menunjukkan kotak pesan untuk konfirmasi, sehingga data yang ada pada file akan di-merge terhadap Windows Registry.
Jika Anda pernah memperhatikan beberapa file dan folder di Windows Explorer ditampilkan dalam warna yang bermacam-macam seperti biru, hijau, dan hitam, jangan khawatir. Hal ini terjadi hanya pada sistem file NTFS pada partisi hard disk Anda. Windows secara otomatis mengompres beberapa file dan folder untuk menghemat ruang hard disk. File atau folder yang dikompres itu ditampilkan dengan warna biru untuk lebih dapat dikenali pengguna. Sedangkan file atau folder yang dieknripsi akan berwarna hijau. Sedangkan file yang tidak dienkripsi ataupun dikompres akan berwarna hitam.
Biasanya setelah Anda meng-install Windows untuk pertama kalinya, baik itu Windows XP, Vista, ataupun Windows 7, akan selalu ada notifikasi balon iklan, misalnya “Take a tour of Windows XP” pada Windows XP, “There are unused icons on your Desktop balloon tip”, dan lain-lain. Yang paling sering ditemui pengguna adalah pada saat Anda memiliki USB flash disk dengan spesifikasi USB 1.1 yang dihubungkan pada port USB 2.0, sehingga menimbulkan notifikasi “The device can perform faster if you connect it to USB 2.0 port” yang sangat menganggu. Notifikasi balon iklan ini cenderung tidak berguna dan mengganggu pengguna. Biasanya notifikasi tersebut ditampilkan pada system tray dan tinggal di sana hingga Anda menutupnya atau mengkliknya.
Tentunya Anda familiar dengan program olah data yang populer dari Microsoft, yaitu Office Excel. Pada program ini, jika sebuah nilai dibagi dengan nol (0) atau sebuah sel kosong pada rumus, maka sel akan menampilkan hasil akhir perhitungan sebagai nilai error yang disebut #DIV/0!
Namun, Anda dapat menyembunyikan atau menghapus nilai error #DIV/0! ini pada sel yang memiliki rumus yang tidak valid, dengan menggunakan fungsi IF.
Sebelum membeli suatu Operating System (OS) seperti Windows 7, Anda tentu mengetahui bahwa ada dua tipe Windows 7 yang dapat di-install pada komputer Anda, yaitu versi 32-bit (x86) dan 64-bit (x64). Pada artikel ini, saya akan memberikan tips mengenai sistem operasi versi mana yang sebaiknya Anda install.
Kadang kala, setelah Anda selesai meng-install sebuah game di komputer dan ingin memainkannya, muncul sebuah boks berisi peringatan “Couldn’t find xxxx.dl…”. Biasanya hal ini terjadi disebabkan ada file .dll tertentu yang dibutuhkan game untuk berjalan namun hilang dari sistem Anda. Bagaimana cara mengatasi hal ini? Daripada meng-uninstall game tersebut, lebih baik ikuti tutorial kali ini.
