Tag Archives: FreeBSD

Apache Troubleshooting

Akhir-akhir ini, server jasaIT suka tiba-tiba mati sendiri httpd-nya. Pada awalnya, saya tidak ‘ngeh’ juga karena di lihat dari error log maupun access log tidak menunjukan tanda-tanda aneh yang cukup berarti.

PC-BSD : setup firewall

Fireawall adalah perangkat lunak yang digunakan untuk membatasi akses keluar masuk jaringan. Pada awalnya, firewall hanya diterapkan pada level router/gateway/gerbang dan komputer server. Namun seiring perkembangan dunia IT dan semakin maraknya tingkat kejahatan di dunia cyber, saat ini firewall tidak hanya di terapkan pada level jaringan tetapi juga sampai level PC dengan personal firewallnya.

FreeBSD : Menjalankan aplikasi di FreeBSD

Setelah proses instal aplikasi selesai, kita tentu ingin menjalankan aplikasi tersebut bukan? misalnya setelah kita menginstall ftp server proftpd seperti pada postingan sebelumnya (lihat disini), kita ingin menjalankan aplikasi tersebut agar berfungsi sebagai ftp server. Bagaimana caranya?

Menjalankan aplikasi di FreeBSD, khususnya aplikasi-aplikasi server, dapat dilakukan lewat tiga cara yakni : Mengeksekusi perintahnya secara langsung, lewat script bawaan paket instalasi yang di simpan di /usr/local/etc/rc.d, dan lewat servis inetd.

PC-BSD : Memanfaatkan utilitas KRunner KDE

KRunner adalah salah satu fitur desktop KDE yang fungsinya mirip dengan fitur run pada sistem operasi Windows, yakni untuk menjalankan perintah dengan memasukan nama perintah dalam form yang disediakan. Untuk mengakses KRunner dapat dilakukan dengan mengklik kanan pada plasma workspace, dan pilih ‘run command’.

FreeBSD : Install Aplikasi

Menginstall aplikasi di FreeBSD dapat dilakukan setidaknya lewat tiga cara yakni : instalasi lewat source code (source code biasanya berbentuk .tar.gz atau tar.bz2 ), melalui package dengan perintah pkg_add, dan melalui ports.

Instal melalui ports :

Instalasi lewat ports adalah instalasi yang sangat mudah. Pengertian ports pada FreeBSD adalah sistem pengelolaan paket instalasi pada sistem operasi FreeBSD untuk memudahkan user dalam instalasi software. Pada septermber 2010 tercatat lebih dari 22100 paket instalasi (wikipedia).

FreeBSD : Struktur File System FreeBSD

Melanjutkan postingan mengenai FreeBSD, setelah proses instalasi FreeBSD selesai Kita tentu ingin agar FreeBSD yang telah di install dapat melakukan fungsi sebagai server misalnya web server, database server, router atau melakukan servis lainnya. Akan tetapi sebelum mengimplementasikan itu semua ada baiknya kita mempelajari dasar-dasarnya terlebih dahulu. Pada postingan kali ini yang akan dibahas adalah mengenai struktur dari FreeBSD dan perintah yang berguna untuk mengekplorasi struktur file sistem FreeBSD tersebut.

FreeBSD : Proses instalasi 2

Melanjutkan postingan sebelumnya, setelah menu greeting(ucapan selamat) proses instalasi beres, maka selanjutnya akan muncul menu setting awal yang meliputi setting network, beberapa aplikasi network, konfigurasi time zone, pembuatan user baru, setup password root dan lain-lain.

FreeBSD : Proses instalasi

Untuk mempelajari sebuah OS biasanya dimulai dari proses instalasi, oleh karena itu saya akan membahas mengenai proses instalasi FreeBSD mulai dari awal. Inginnya seh langsung ngebahas load balancing haproxy di FreeBSD (ha ha ha songong, astagfirullah… lanjut gan). Proses instalasi FreeBSD mungkin agak sedikit ribeut dibandingkan instalasi Linux atau Windows, setahu saya sejak FreeBSD 4.x (pada saat pertama kali saya berkenalan dengannya saat itu FreeBSD mengeluarkan versi 4.x) proses instalasi FreeBSD tidak mengalami banyak perubahan berarti. Tapi sejujurnya saja, itu yang membuat saya jatuh cinta dengan OS ini. So simple, yet so powerfull (bener gak ya englishnya?)