Redhat 4: Membangun Server VOIP dengan Asterisk di linux

By | December 13, 2010

Pada pembahasan kali ini, saya akan mencoba membahas bagaimana suatu software asteriks bisa dijadikan sebagai server VOIP yang akan dipasang di sistem operasi linux, khususnya dalam pembahasan kali ini akan meggunakan linux redhat sebagai OS nya.Asterisk adalah aplikasi open source PBX (Private Branche eXchange) yang memungkinkan komunikasi antar pengguna telepon regular maupun telepon berbasis sip (sip phones). Alamat  sebuah PBX setiap telepon umumnya di konfigurasi sebagai sebuah ekstensi, namun menggunakan fitur yang disediakan Asterisk, setiap ekstensi tidak harus terkait dengan pesawat dengan lokasi fisik tertentu. Dengan demikian pengguna dapat memiliki ekstensi atau pesawat dimana saja di permukaan bumi asalkan tersambung ke internet, dan selama ia memiliki data yang terkonfigurasi baik di salah satu server tersambung internet. Seperti sebuah sistem PBX regular, Asterisk memiliki fitur seperti: Voicemail, conferencing, call distribution dan banyak lainnya. (Tersedia : http://voip-tribox.blogspot.com/2010/02/trixbox-dan-asterisk.html).

Untuk lebih jelasnya, kita langsung melakukan konfigurasi asterisk yang akan dijadikan suatu Server VOIP di linux Redhat. Ikuti langkah-langkah dibawah ini :

Sebelum melakukan konfigurasi asterisk, kita harus mempersiapkan terlebih dahulu kebutuhan sistemnya (hardware/software) :

  • Perangkat keras :
  1. Ethernet card (NIC)
  2. Kabel UTP
  3. Switch
  4. 3 buah Laptop (PC)
  5. Headset
  • Perangkat Lunak :
  1. X-lite3 29712.exe
  2. Asterisk-1.4.13.tar.gz
  3. Asterisk-sounds-1.2.1.tar.gz
  4. Asterisk-addons-1.2.7.tar.gz
  5. Libpri-1.2.5.tar.gz
  6. Zaptel-1.2.20.tar.gz
  7. OS Windows Vista & Xp
  8. OS Linux : Redhad Enterprise 4

Oke, jika semua kebutuhan sudah dipersiapkan dari mulai perangkat lunak dan perangkat kerasnya. Kita harus melakukan penginstalan software asteriksnya, namun sebelum itu agar software asterisk bisa terinstal di sistem operasi redhat, kita haru menginstall paket-paket pendukung asterisk. Caranya adalah sebagai berikut :

Simpan semua instaler di /usr/src/asterisk kemudian extrak semua file dengan perintah :

# cd /usr/src/asterisk # tar -xzvf libri-1.2.5.tar.gz

# cd /usr/src/asterisk/libpri-1.2.5

# make clean

# make # make intsall

# tar -xzvf zaptel-1.2.20.tar.gz

# cd /usr/src/asterisk/zaptel-1.2.20

# make clean

# make

# make install

# tar -xzvf asterisk-addon-1.2.1.tar.gz

# cd usr/src/asterisk/asterisk-addons-1.2.7

# make clean

# make

# make Install

Untuk suara operatornya kita harus menginstall asterisk sounds (asterisk-sounds-1.2.1.tar.gz) :

# tar –xzvf asterisk-sounds-1.2.7.tar.gz# make clean

# make

# make install

# tar –xzvf asterisk-1.4.13.tar.gz

# cd asterisk-1.4.13

# make clean

#./configure

# make

# make install

# make samples

Melakukan konfigurasi Asterisk pada server dengan:

#cd /etc/asterisk/ (enter)

Edit dengan perintah :

#cd /etc/asterisk/ (enter)

Edit dengan perintah

#vi sip.conf

Ketikan

[general]

context=praktek

bindport=5060

bindaddr=0.0.0.0

disallow=all

allow=ulaw

dtmfmode=rfc2833

Daftarkan no user sip untuk client :

[1001]

Username=1001

Type=friend

Context=praktek

Secret=1001

Host=dynamic

dtmfmode=rfc2833

[1002]

Username=1002

Type=friend

Context=praktek

Secret=1002

Host=dynamic

dtmfmode=rfc2833

Tekan Esc+Shift+: wq!

Edit Extentionsnya :

# vi extentions.conf

[praktek]

exten => 1001,1,Dial (SIP/1001,10)

exten => 1001,2,Hangup

exten => 1001,1,Dial (SIP/1001,10)

exten => 1001,2,Hangup

#asterisk –vvvc (untuk mengaktifkan asterisknya)

Melakukan Konfigurasi X-lite pada client dengan OS Windows

  1. Buka aplikasi X-lite yang telah terinstal
  2. Klik kanan pada X-lite lalu pilih SIP Account Setting, klik Add
  3. Isikan :

Display name=1001

User name=1001

Password=1001

Authorization=1001

Domain=192.168.10.2

Domain Proxy harus di ceklis

Send outbond via pilih yang targer domain

Tunggu sampai berhasil terregistrasi

Dengan cara yang sama seperti diatas lakukan konfigurasi pada komputer kedua. Pada komputer client yang kedua Isikan Angka 1002.

Display name=1002

User name=1002

Password=1002

Authorization=1002

Domain=192.168.10.2

Domain Proxy harus di ceklis

Send outbond via pilih yang targer domain

Tunggu sampai berhasil terregistrasi, setelah berhasil registrasi maka happy fun dech :). Sangat mudah dan gampangkan dalam konfigurasinya, dari pada hanya cuman membaca ayo praktekan konfigurasinya dan jika ada yang kurang paham dalam konfigurasinya silahkan komentar dan aku siap membantu 🙂

12 thoughts on “Redhat 4: Membangun Server VOIP dengan Asterisk di linux

  1. gita

    mas mau minta bantuan nie soalnya saya sekarang sedang dalam melakukan tugas akhir..
    boleh minta tentang cara konfigurasinya atau ebooknya??
    sebelumnya terima kasih……….

    Reply
  2. aji

    mohon maap saya mau tanya ni, disini saya juga masih pemula.
    saya disini lagi mengerjakan TA tentang dual stack voip,disini saya memakai 2 client dan 1 server. untuk clientnya saling berhubungan sudah bisa,tapi tidak bisa keluar suaranya. saya memakai linux mint. mohon arahannya. terima kasih

    Reply
  3. rudee

    mas, boleh minta kontak mailnya ? kantor ada rencana memasang vopi asterisk

    terimakasih

    Reply
  4. akrom musajid

    kenapa pake ip 192.168.10.2 ? itu ip server atau gimana?

    Reply
  5. akrom musajid

    kenapa pake ip 192.168.10.2. itu ip server atau apa?

    Reply
  6. Marrio

    saya lagi binggung bikin Tugas Akhir saya saat ini..

    bolehkah saya menggunakan judul ini untuk tugas akhir??

    Reply
  7. andre

    salam kenal

    mas mau tanya ni mas saya sudah install video conference bigbluebutton untuk voicenya menggunakan asterisk pas di tes ada mas ada delaynya mas kira2 dalam hitungan detik mas. apa tergantung bandwitch ya mas
    cara untuk setting delaynya dimana ya mas

    Reply
    1. Budhi

      Salam kenal,
      Tentu saja bandwidth berpengaruh untuk kualitas vidcon. Sebaiknya dianalisa terlebih dahulu kebutuhan bandwidth minimum untuk aplikasi vidcon tersebut yang meliputi kebutuhan transfer untuk video, suara dan data untuk aplikasi tersebut. Kondisi yang paling baik adalah bila kebutuhan bandwidth untuk aplikasi tersebut (video, suara dan data) tidak melebihi 75% kapasitas bandwidth yang kita sewa/miliki dari provider

      Reply
  8. anas

    Budhi.. Jadinya bisa nich Bud kita rintis bisnis VoIP. 😉
    Sepertinya ada peluang cukup baik nih 🙂

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *