Tips Membuat File Arsip yang Self-extracting di Windows

By | November 29, 2010

Untuk membuat sebuah file arsip di Windows XP/Vista/7, Anda dapat menggunakan program kompresi  bawaan Windows sendiri.  Tidak perlu repot-repot menggunakan program lainnya yang harus diinstall terlebih dulu. Namun bagaimana bila Anda ingin membuat sebuah file arsip yang self-extracting di Windows? Program kompresi Windows tersebut tidak dapat membuat sebuah file yang otomatis di-extract begitu diklik di Windows Explorer. Biasanya Anda harus menggunakan program tambahan seperti WinZip atau WinRAR untuk dapat membuat file arsip (archive) semacam itu.

Tidak banyak yang tahu bahwa Windows XP/Vista/7 juga menyediakannya lewat tool bernama IExpress. Untuk membukanya, pada Windows XP. klik “Start | Run” dan ketikkan ‘iexpress’, lalu klik ‘OK’.  Pada Windows Vista/7, Anda dapat mengetikkan kata “iexpress” pada menu Start di kotak “Search”. Dalam kesempatan kali ini saya menggunakan Windows 7. Jangan khawatir, untuk cara penggunaannya sendiri mudah karena ada wizard yang akan memandu Anda setiap langkahnya.

1. Pilih “Create new…” jika Anda baru membuat fie .SED baru (dapat dipakai di kemudian hari dalam mengupdate file archive Anda), atau “Open existing…” untuk membuka file .SED yang telah dibuat. Karena dalam trik kali ini saya ingin membuat arsip     baru, maka saya memilih pilihan nomor 1 yakni “Create new…”.

2. Di tab Package Purpose Anda juga dapat mengatur apakah file arsipnya saat di-run dapat langsung menjalankan perintah instalasi (nomor 1, “Extract files and run in installation command”), meng-extract file di dalamnya (nomor 2), atau membuat sebuah file .CAB yang biasanya dipakai untuk ActiveX Install. Klik Next.

3. Masukkan judul arsip sesuai keinginan Anda. Dalam contoh kasus ini, saya memilih judul “Archive”. Klik Next. Dalam tab confirmation prompt, pilih “No prompt”. Berikutnya, pilih juga “Do not display a license”.

4. Dalam tab “Packaged Files”, klik tombol “Add”, browse ke folder tempat file yang akan diarsip, dan masukkan file yang Anda ingin arsipkan. Misalnya dalam contoh kali ini saya arsipkan program Audacity. Anda dapat menambahkan berapapun file lainnya sesuka Anda. Klik Next.

5. Setelah itu, ketikkan path file program/aplikasi yang Anda ingin jalankan secara otomatis nanti pada tab ”Install Program to Launch”. Klik Next. Biarkan pilihan apa adanya di tab “Show window” yang muncul.

6. Langkah ini terserah keinginan Anda. Dalam tab “Finished message” Anda dapat menambahkan pesan setelah instalasi program. Saya memilih nomor 2, “Display Message: Selesai”.

7. Pada tab “Package Name and Options” klik tombol “Browse” untuk menentukan tempat folder disimpan, dan berikan sebuah nama untuk file arsip Anda. Misalnya dalam hal ini saya berikan nama “Archive.exe” di folder Documents. Dalam tab berikutnya, klik Next saja.

8. Klik tombol “Browse”, lalu masukkan sebuah nama untuk menyimpan file .SED. Hal ini untuk mempermudah Anda apabila nanti ingin mengganti file di dalam arsip Anda. Klik Next.

9. Klik Next saja. Tool IExpress akan membuat file arsip Anda, tunggu beberapa saat sampai selesai. Akan muncul tampilan seperti berikut yang mengonfirmasi file arsip berhasil dibuat dan statusnya. Klik Finish untuk menutupnya.

10. Selanjutnya, buka file arsip Anda lewat Windows Explorer. Klik 2 kali untuk langsung meng-extract file arsip dan menjalankan aplikasi keinginan Anda.

Selesai. Mudah bukan? Selamat bereksplorasi!

2 thoughts on “Tips Membuat File Arsip yang Self-extracting di Windows

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *