Setelah bermain-main dengan windows server core (kustomisasi cmd, menambah jumlah cmd, belajar dos key) tiba saatnya kita menginstall aplikasi serius yang biasa digunakan melayani user seperti web server , ssh. Saya akan mencoba mengeksplor windows server core lebih jauh khususnya fitur SUA. Mengapa pilih SUA? karena menurut saya fitur ini cukup ‘powerfull’ tapi sayangnya jarang dibahas. Salah satu contohnya adalah install php step by step di SUA, setelah coba googling kesana-kemari, saya tidak menemukan petunjuk satupun. Akhirnya saya mendapatkan petunjuk setelah bergabung dengan SUA community, disana saya menemukan petunjuk yang menjadi solusi kepeningan saya seminggu terakhir ini.
Selamat datang di postingan cara membuat virtual drive pada Windows 7 bagian kedua! Pada postingan bagian pertama telah saya jelaskan bagaimana cara membuat Virtual Hard Drive (VHD) itu sendiri dan bagaimana cara attach dan detach dengan cara biasa.
Berikut ini beberapa konfigurasi agar kita bisa bekerja secara optimal dengan fitur SUA yang sudah terinstall di Windows Server Core 2008
1. Setting PATH file binary Unix
Agar fitur SUA dalam Windows Server Core kita optimal pertama kita harus mengkonfigurasi terlebih dahulu SUA yang sudah terinstall dalam Windows Server Core. Konfigurasi yang dimaksud adalah konfigurasi semua PATH menuju file binary unix yang ada dalam SUA. Hal ini perlu dilakukan agar pada saat kita bekerja dengan dengan SUA tidak mengalami masalah dengan menemukan error berikut :
Melanjutkan postingan mengenai FreeBSD, setelah proses instalasi FreeBSD selesai Kita tentu ingin agar FreeBSD yang telah di install dapat melakukan fungsi sebagai server misalnya web server, database server, router atau melakukan servis lainnya. Akan tetapi sebelum mengimplementasikan itu semua ada baiknya kita mempelajari dasar-dasarnya terlebih dahulu. Pada postingan kali ini yang akan dibahas adalah mengenai struktur dari FreeBSD dan perintah yang berguna untuk mengekplorasi struktur file sistem FreeBSD tersebut.
Windows 7 mempunyai fasilitas yang memungkinkan penggunanya untuk membuat Virtual Hard Drive (VHD). Kita dapat menggunakannya untuk menyimpan file apapun yang selanjutnya kita bisa melindungi drive ini dengan password dan juga kita dapat membawa drive ini ke komputer lain dan langsung mengaksesnya di sana, jadi drive ini juga bersifat portable.
Mengkustomisasi desktop agar tampil sesuai yang diinginkan adalah salah satu hal yang penting agar kita bisa betah berlama-lama dengan desktop tersebut. Selain itu juga untuk membuat kerja kita menjadi lebih efektif dan efisien. Penempatan icon/shortcut program agar mudah diakses adalah salah satunya.
Berbeda dengan Sistem Operasi Windows, desktop pada sistem operasi opensource(linux , FreeBSD, etc ) merupakan produk terpisah dari sistem operasi, sehingga Anda bisa menginstall/menguinstall dan menggantinya dengan desktop yang berbeda. Secara default PC-BSD menggunakan KDE 4 sebagai lingkungan desktopnya, akan tetapi jika anda ingin, anda bisa menggantinya dengan Gnome.
Mungkin sebagian dari kita saat ini bingung dengan apa itu virus, worm, dan trojan horse. Apakah perbedaannya? Untuk tahu lebih lanjut, mari kita simak bersama-sama penjelasan berikut ini.
Virus, bekerja dengan menempel pada program atau file dan menginfeksinya. Layaknya virus biologis yang menyerang makhluk hidup, virus pada komputer pun dapat menyebar sambil menyerang semua file yang mampu untuk diserangnya. Virus sangat beraneka ragam, dari yang kecil yang hanya memunculkan efek-efek yang mengganggu sampai yang besar yang dapat merusak software bahkan hardware.